dr Sheila mengungkapkan bangga karena Pemkab OKU Timur selalu menunjukkan eksistensinya dalam mengajak masyarakat mewujudkan kesetaraan gender.
Baik bidang ekonomi melalui pelestarian dan pengembangan seni budaya jumputan dengan pewarnaan alami.
“Pelatihan ini untuk bisa mempunyai keterampilan. Saat ini kita memilih pelatihan kain jumputan untuk melestarikan wastra Indonesia,” ucap dr Sheila.
Dìkatakan, kain jumputan salah satu kain yang dìkenal oleh seluruh kalangan dan untuk membuatnya tidak serumit seperti membatik.
“Nanti kita terapkan dìrumah, bisa dìpakai ataupun dìjual untuk membantu perekonomian keluarga,” lanjutnya.












