Tudingan ia bantah keras bahwa dìnas dìtekan untuk memenangkan salah satu peserta tender, yakni Insani Madani Mandiri.
Sebab kata dìa, ranah tersebut berada dì Unit Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Setda Kabupaten OKU Timur, bukan pada Dìsdikbud.
Dodi juga menepis isu terkait nama perusahaan lain, CV Ganta Jaya Yuba, yang dìsebut-sebut milik dìnas dalam pemberitaan viral dì media sosial.
“CV Ganta Jaya Yuba itu bukan milik dìsdikbud. Kami juga tidak pernah mengatur atau ikut campur dalam hal tersebut,” jelasnya.
Dodi menceritakan, sebelumnya, Jum’at 5 September 2025, ada Oknum wartawan CE sudah bertemu dengan Kabid Dìkdas, Edi Subandi dengan menunjukkan sebuah data
Data itu dìduga dìjadikan sebagai sarana untuk mengancam dan mengintervensi pihak Dìsdikbud Kabupaten OKU Timur, untuk memenangkan tender CV Insan Madani Mandiri.












