Akibat kompleksitasnya variabel yang terkait bersamaan dengan tuntutan kecepatan dan kualitas yang tinggi, dalam dunia bisnis dan sektor publik sering terjadi multi tafsir dan persepsi dalam merespon dan mensikapi suatu peristiwa (ambiguity). Pemahaman suatu peristiwa bisnis atau hal yang berkenaan pelayanan publik memiliki banyak penafsiran dan persepsi yang disebabkan tidak hanya karena posisi dari orang yang melihat tetapi juga karena kompleksitas pengetahuannya terhadap peristiwa tersebut dan variabel lingkungan yang nyatanya terjadi dalam skema peristiwa tersebut, sehingga jika kita melihat suatu peristiwa dari kacamata kuda (satu arah), kita akan mengalami kebingungan dalam berlogika awam saat kita mendapat informasi sebenarnya dari maksud dan tujuan terjadinya peristiwa tersebut.
EFISIENSI ANGGARAN DALAM KERANGKA DISRUPSI MILENIAL












